Kehilangan Karyawan Terbaik
Karyawan yang selama ini selalu bekerja dengan baik, memberi kontribusi secara optimal, tampak selalu bersemangat dan tidak pernah mengeluh....tanpa disangka tanpa diduga memberikan "Surat Resign" kepada anda.
Kejutan yang tidak pernah kita harapkan tentu saja. Kita bertanya kenapa, mengapa dan apa yang bisa kita tawarkan untuk menahannya...tetapi sudah terlambat, "Saya sudah memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan ini, saya berterima kasih telah diberi kesempatan terbaik."
Bagaimana ini, apa yang mesti kita perbaiki ? Sebelum berpikir terlalu rumit yang malah membuat pusing, mari kita menjawab pertanyaan yang simple ini secara smart ......... Yes / No :
Perusahaan
Apakah perusahaan memberi nilai lebih dibanding perusahaan lain ?
Nilai lebih tidak selalu harus perusahaan top ten, tapi keselarasan culture misalnya atau manajemen yang memberdayakan dan memuliakan ...Yes / No ?
Pekerjaan
Apakah pekerjaannya memberi tantangan dan dapat terus menerus memotivasi ?
Tantangan tidak selalu hal-hal yang memicu adrenalin tetapi cukup misalnya memberi wewenang secara tepat, memberi kebebasan menuangkan ide ... Yes / No ?
Kompensasi
Apakah perusahaan telah memiliki tata kelola kompensasi yang baik ?
Bagaimanapun karyawan bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhan, berbangga dipasar tenaga kerja dan dapat menunjang gaya hidup ? Agak mustahil mendapatkan karyawan terbaik, dengan kompensasi termurah tapi bisa loyal dan berkontribusi terbaik selamanya ... Yes / No ?
Kehilangan karyawan terbaik tentu menyakitkan dan memberikan beban berat...dari pada marah-marah dan pusing sendiri, mari kita review 3 pertanyaan diatas...apa yang dapat kita perbaiki, lakukan sekarang dengan cara smart tetapi tetap terjaga simple - nya
Smart Simple Management, 01 Februari 2012
Ratna Achjuningrum